Sho-chan,

mungkin aku terlalu sensitif, atau aku yang terlalu berlebihan, atau itu memang seharusnya yang kulakukan?

Limit, dia itu bener2 menyenangkan. dia mengajarkan banyak hal padaku. menceritakan banyak hal baru, sehingga aku bisa merasakan sesuatu yang berbeda. di RO, dia selalu ada. sering sekali mengandalkanku. sering sekali ngobrol denganku. diam2 aku suka menunggunya. merasa kehilangan saat ia tidak ada. merasa sepi saat ia tidak hadir. dia sudah menjadi alasan kenapa aku tetap online di RO. dia anakku di RO. saat dia memerlukan bantuan, aku usahakan datang sesegera mungkin dan membantu menyelesaikan masalahnya.

Tapi, tadi dia…

Dia sedang ada masalah dengan suamiku [RO] aku sudah bantu dia, memberi dia semangat, menasehati dan membimbing dia ke arah yang benar, tapi.. dia semakin ‘down’. dan kemudian dia bilang ‘pensiun RO’.

Aku yang baca itu bener2 gak bisa ngomong apa2. emosiku naik. seandainya aku ada dihadapan dia, aku ingin menamparnya. walaupun dia anakku, tapi dia memang pantas mendapatkannya.

sigh, menurut Sho-chan, apakah tindakanku itu benar atau tidak? aku bingung harus berbuat apa dan bagaimana…